KLEPON DKK
Maret 6, 2008
raosenggal
Tags: Kampungku
KLEPON
By AL
Bahan:
250 gr Tepung ketan
¼ sdt Garam
1 sdm Air kapur sirih
6 lbr Daun pandan, tumbuk halus, beri air sedikit, peras dan saring
Air secukupnya
150 gr Gula merah sisir
Kelapa parut panjang, beri sedikit garam, kukus sebentar
Cara membuat:
Didihkan air dalam panci, beri 1 sdm minyak goreng.
Campur tepung ketan, garam, air kapur, air daun pandan, dan air secukupnya hingga adonan dapat dipulung.
Ambil 1 sdt adonan, pipihkan, isi dengan gula merah sisir, tutup kembali adonan sambil dikepal-kepal agar padat.
Cemplungkan klepon dalam air mendidih, biarkan sampai mengapung.
Setelah mengapung, angkat dengan serok, tiriskan airnya, gulingkan dalam parutan kelapa yang sudah dibubuhi sedikit garam.
NAGASARI
By AL
Bahan:
250 gr Tepung beras yang baru ditumbuk
1 sdt garam
200 gr Gula pasir
1000 ml Santan dari 1 btr kelapa
2 lembar daun pandan, potong
Pisang tanduk atau raja yang sudah matang, kukus, potong miring 1 cm
Daun pisang yang muda secukupnya
Cara membuat:
Campur tepung beras, garam, gula dengan 500 ml santan, aduk rata hingga licin
Didihkan sisa santan bersama daun pandan dengan api sedang
Masukan bahan tepung, aduk cepat sampai mengental dan mengkilat, angkat, hangatkan
Ambil 2 sdm adonan, taruh pisang ditengah2, tutup dengan adonan lagi sampai tertutup, Lipat sisi kiri dan kanan daun kemudian sisi atas dan bawah
Kukus kurleb 45 menit, angkat, sajikan
MENDUT
By AL
Bahan Kulit mendut:
250 gr Tepung ketan
½ sdt Garam halus
1 btr Kelapa dibuat santan areh dan santan encer
10 lbr Daun pandan, tumbuk, beri air dan saring
1 sdm Air kapur sirih
Daun pisang untuk membungkus
Bahan enten-enten [unti]
½ btr Kelapa setengah tua, parut panjang
100 gr Gula pasir
100 gr Gula merah sisir
1 gelas air secukupnya
Cara membuat:
Enten-enten : campur kelapa parut dengan gula pasir dan gula merah sisir dan air secukupnya, lalu masak sambil diaduk-aduk hingga air kering dan kelapa matang, dinginkan, lalu bulat-bulatkan dengan cara dikepal-kepal sebesar duakalinya kelereng. Sisihkan.
Santan areh: Rebus santan areh hingga berminyak dan santan kental bersama sedikit garam.
Kulit mendut: campur tepung ketan, garam, air daun pandan, air kapur sirih, lalu tuang santan encer sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dipulung.
Ambil sesendok makan adonan kulit, pipihkan dan beri enten-enten, bungkus hingga enten-enten tertutup kulit mendut, sambil dikepal-kepal, taruh di atas daun yang sudah diolesi sedikit minyak goreng, beri sesendok santan areh, bungkus dan semat dengan lidi. Kukus mendut hingga matang, kira-kira 40 menit, angkat dan dinginkan. Setelah dingin, buka mendut, buang lidinya, lalu tutup kembali dengan cara lipat daun atas dan bawah hingga bertemu ditengah sambil dipadatkan, lipat sisi kanan dan kiri[jadi bentuknya seperti nagasari]
GEMBLONG
By AL
Bahan:
500 gr Singkong parut, peras airnya
100 gr Kelapa parut
1 sdt Garam
½ sdt Vanili
Pesta gula:
100 gr Gula pasir
4 sdm Air
Cara membuat:
Aduk rata semua bahan gemblong. Ambil 1 sdm adonan, kepal-kepal supaya padat, pipihkan dan bentuk agak lonjong/oval.
Goreng dalam minyak panas sedang satu persatu hingga kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
Buat pesta gula: Rebus gula pasir dan air hingga kental dan berbuih, masukkan gemblong goreng, aduk rata hingga seluruh gemblong tertutup gula. Biarkan hingga gula mengeras
Angkat dan sajikan.
LEMET SINGKONG
By AL
Bahan:
500 gr Singkong yang mempur
100 gr Kelapa parut
200 gr Gula merah, sisir halus
150 gr Gula pasir
½ sdt Garam
½ sdt Vanili bubuk
2 sdm Mentega blueband
Daun pisang untuk membungkus
Cara membuat:
Parut singkong, campur dengan kelapa parut, gula merah sisir, gula pasir, garam, vanili, aduk rata, tambahkan mentega, aduk dengan tangan hingga tercampur rata.
Ambil 1-2 sdm adonan, bungkus dengan daun pisang. Kukus hingga matang.
SAWUT
By AL
Bahan:
500 gr Singkong
300 gr Gula pasir, sisir halus
1 sdt Garam
2 lbr Daun pandan, sobek-sobek
100 gr Gula pasir
Daun pisang untuk alas
Kelapa parut, beri sedikit garam untuk bahan taburan
Cara membuat:
Kupas singkong dan cuci hingga bersih, lalu pasrah panjang kasar-kasar menyerupai bentuk korek api. Campur singkong dengan gula pasir dan garam.
Didihkan air dalam kukusan, alas dengan daun pisang yang sudah diremas, taruh adonan singkong dua genggam diatas daun, taburi dengan gula merah sisir dan potongan daun pandan, tutup dengan dua genggam adonan singkong, taburi dengan gula merah dan daun pandan. Lakukan hingga adonan habis. Kukus hingga matang.
Angkat sawut dari kukusan, pindahkan dalam pinggan ceper yang sudah dialas daun pisang. Biarkan dingin. Hidangkan dengan kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam.
TETEL
By AL
500 gr Beras ketan kualitas bagus
1 btr Kelapa parut panjang
150-200 ml Air mendidih
1 sdt Garam
2 lbr Daun pandan
Daun pisang untuk alas
Cara membuat:
Campur ketan, kelapa parut dan daun pandan lalu kukus setengah matang, angkat dan taruh dalam panci, tuang dengan air mendidih dan garam, aduk rata. Kukus kembali ketan aron hingga matang. Setelah matang,buang daun pandannya, taruh dalam panci yang sudah dialas daun pisang, tumbuk ketan hingga lembut, pindahkan ke wadah ceper lebar yang udah dialas daun pisang, biarkan dingin, setelah dingin dipotong-potong, dibiarkan putih atau bisa dipanggang diatas bara api kecil sambil dibolak-balik hingga kering dan coklat kegosong-gosongan. Hidangkan dengan tempe goreng.
WAJIK
By Budi Sutomo
Bahan:
700 gr Beras ketan putih
200 gr Gula Jawa, sisir
75 gr Gula pasir
650 ml Santan dari 1 ½ btr Kelapa
½ sdt Garam
1 lbr Daun pandan, potong-potong
Cara membuat:
Cuci beras ketan, rendam selama 2 jam, tiriskan.
Kukus beras ketan selama 30 menit atau hingga beras ketan setengah matang, angkat.
Rebus gula pasir, gula merah, santan dan garam serta daun pandan hingga mendidih dan berminyak.
Masukkan beras ketan, aduk, aduk hingga air santan terserap habis. Angkat.
Kukus kembali ketan selama 20 menit atau hingga benar-benar matang.
Tuang adonan wajik ke dalam loyang yang telah dialasi daun pisang. Tekan-tekan dan ratakan, setelah dingin, potong-potong.
WAJIK
Kontributor: Odilia Winneke
Bahan:
800 g beras ketan putih yang bagus
250 g gula Jawa, sisir
100 g gula pasir
750 ml santan dari 1 1/2 butir kelapa parut
1 sdt garam
3 lembar daun pandan, potong-potong
Cara membuat:
Cuci ketan lalu rendam air dingin selama 3 jam. Tiriskan.
Kukus ketan dalam dandang panas selama 30 menit hingga setengah matang. Angkat.
Masak gula Jawa, gula pasir, santan, garam, dan daun pandan hingga mendidih. Angkat, saring. Jerangkan kembali hingga panas.
Masukkan ketan setengah masak, aduk hingga santan habis terhisap oleh ketan. Angkat.
Kukus dalam dandan panas selama 45 menit hingga matang. Angkat.
Siapkan loyang, alasi daun pisang, olesi minyak. Tuangkan ketan ke dalam loyang dan ratakan sambil tekan-tekan hingga padat. Biarkan hingga dingin.
Potong-potong dan sajikan.
MADUMONGSO
By AL
BAHAN :
500 gram Tape ketan hitam, tiriskan, biar airnya menetes
200 gram Gula pasir
500 ml Santan kental
½ sdt Garam secukupnya
Vanili bubuk secukupnya atau 2 lbr daun pandan, sobek-sobek, simpulkan
Kertas minyak atau plastik tipis bening untuk membungkus
CARA MEMBUAT:
Masak gula, santan, garam vanili/daun pandan hingga kental dan berminyak, masukkan tape ketan, aduk terus [agar tidak gosong bagian bawahnya] hingga kalis. Angkat.
Ambil satu sendok makan adonan kemudian bungkus dengan kertas minyak atau plastik bening yang sudah diolesi minyak. Simpan dalam toples. Hidangkan.
Klo menggunakan plastik bening, gak perlu diolesi minyak. Bentuk seperti permen.
Entry Filed under: Tak Berkategori
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed